Skip to main content

Durian Organik Nusantara

Eksport Durian Organik Indonesia sangat potensial untuk mendukung revolusi orange yang sedang digalakkan pemerintah saat ini.  Pekerjaan rumahnya adalah melakukan identifikasi dan pemetaan jumlah populasi tananman durian di Indonesia dan masa panen sepanjang tahun yang tidak sama di tiap-tiap daerah.  Seperti dicontohkan di tabel di bawah ini.


Bulan Panen Durian di Indonesia
Juli-Agustus
Medan dan Aceh
September-Desember
Semarang; Gunung Pati dan Ambarawa
pertengahan September.
Bogor; Rancamaya,  Jonggol. Cianjur kota
Oktober
Banten dan Pandeglang.
Januari ke Februari
Banten- Baduy. Lampung, Palembang
Februari - Maret.
Durian di Jawa Tengah dan Timur,
Maret
Bengkulu.



Jelang akhir dan awal tahun, biasanya musim durian berbuah mulai terlihat dimana-mana. Tidak hanya di kebun-kebun yang ada di pelosok pendalaman sana tetapi juga sampai terlihat mall-mall di kota-kota besar.  Seperti yang terlihat di pameran buah durian nusantara yang mall Botani Square Bogor-Jawa Barat.  Pameran yang telah berlangsung seminggu ini sejak awal Desember 2018 menampilkan buah durian dari berbagai pelosok nusantara.  Sungguh suatu berkah bagi tanah subur negeri ini.  















Comments

Popular posts from this blog

Mengenang seorang sahabat Melalui puisinya Entah dimana kini berada Pontianak, 28 Januari 2017 Jangan kejar kebahagiaan karena itu dambaan orang-orang cenggeng Jangan kejar kedamaian karena itu dambaan para pengecut Jangan kejar ketenangan karena itu pelarian para pembimbang Jangan pernah binggung menunjukkan kita tidak paham metodologi Jangan pernah terseret hanyut oleh arus peradaban karena diri kitalah pusat arus itu sendiri.... Sms from Lalu Pharmanegara 8 Juni 2007. 04:26:20 Ampun tuan, jangan paksa aku untuk teriak ”merdeka”! Ia tercekat di leher karena pembodohan merajalela, kemiskinan didagangkan dan martabat dibisniskan. Merah putih tanda luka dan pengharapan Lalu Pharmanegara, 17 Agustus 2007 / 06.53.46 Slamat pagi wahai ketulusan, Cerah yakinmu pada harapan, Bawalah bangsa ini menuju pencerahan,... Padamulah amanah itu diletakkan, Dikaulah pemimpin peradaban m...

Pertanian Organik Komunitas Adat Meratus

Potret Pertanian Organik Komunitas Adat Meratus Hutan dan Komunitas Dayak Meratus Dalam kepustakaan tentang masyarakat dan kebudayaan yang disusun oleh Raymond Kennedy, penduduk yang mendiami Kalimantan Selatan dikelompokkan ke dalam dua kelompok besar, yakni Ngaju dan Melayu Pesisir (Coastal Malay).   Suku bangsa Ngaju pada umumnya mendiami daerah-daerah sepanjang aliran sungai Kahayan, Katingan dan Barito.   Oleh H.J Malinnkrodt orang-orang yang mendiami daerah-daerah tersebut dimasukkan ke dalam rumpun suku Ot Danum.   Terkandung dalam pengertian tersebut orang-orang yang mendiami daerah-daerah dataran rendah   maupun dataran tinggi semua daerah aliran sungai-sungai tersebut. Selain Ngaju atau Biaju, ke dalam rumpun ini termasuk pula suku Maanyan dan Lawangan yang mendiami kawasan bergunung-gunung dan berbukit-bukit bagian barat pegunungan Meratus yang terletak di kabupaten Barito Selatan Kalimantan Tengah sekarang ini, Radam (2001).    Lebih...
Merindukanmu