Skip to main content

Posts

Showing posts from 2018

Durian Organik Nusantara

Eksport Durian Organik Indonesia sangat potensial untuk mendukung revolusi orange yang sedang digalakkan pemerintah saat ini.  Pekerjaan rumahnya adalah melakukan identifikasi dan pemetaan jumlah populasi tananman durian di Indonesia dan masa panen sepanjang tahun yang tidak sama di tiap-tiap daerah.  Seperti dicontohkan di tabel di bawah ini. Bulan Panen Durian di Indonesia Juli-Agustus Medan dan Aceh September-Desember Semarang; Gunung Pati dan Ambarawa pertengahan September. Bogor; Rancamaya,  Jonggol. Cianjur kota Oktober Banten dan Pandeglang. Januari ke Februari Banten- Baduy. Lampung, Palembang Februari - Maret. Durian di Jawa Tengah dan Timur, Maret Bengkulu. Sumber : https://travel.kompas.com/read/2018/03/08/083200827/ini-jadwal-panen-durian-di-indonesia Jelang akhir dan awal tahun, biasanya musim durian berbuah mulai terlihat dimana-mana. Tidak hanya di ...
Potret Petani Organik Dusun Trece Pagi mulai beranjak terik ketika kami menelusuri pematang sawah di Dusun Trece-Desa Pacet-Kecamatan Pacet-Kabupaten Mojokerto-Jawa Timur.   Sebuah dusun di kaki gunung Welirang(3.156 m dpl)-gunung api yang telah lama tidak aktif. Justeru karena dibawah kaki gunung berapi inilah yang kemudian membuat tanah pertanian di kawasan ini terlihat begitu subur.   Hamparan sawah hijau menguning terlihat dimana-mana, dengan diselingi oleh hamparan bawang daun, tomat, dan seledri. Terlihat Cak Put, tengah asyik mengauli lahannya dengan cangkul yang agak miring-ciri khas cangkul petani disekitar sini. Senyum khas-nya menghias ketika kami sapa. Sambil duduk di sisi pematang yang disampingnya mengalir sungai kecil yang bening, cerita tentang kesehariannya mulai bergulir. Lahan 0,3 Ha ini dikelola dengan merotasi tanaman mulai dari padi IR 64, bawang putih, bawang daun, seledri, cabe dan tomat.   Lahan ini masih milik keluarga, namun Cak ...

Pertanian Organik Komunitas Adat Meratus

Potret Pertanian Organik Komunitas Adat Meratus Hutan dan Komunitas Dayak Meratus Dalam kepustakaan tentang masyarakat dan kebudayaan yang disusun oleh Raymond Kennedy, penduduk yang mendiami Kalimantan Selatan dikelompokkan ke dalam dua kelompok besar, yakni Ngaju dan Melayu Pesisir (Coastal Malay).   Suku bangsa Ngaju pada umumnya mendiami daerah-daerah sepanjang aliran sungai Kahayan, Katingan dan Barito.   Oleh H.J Malinnkrodt orang-orang yang mendiami daerah-daerah tersebut dimasukkan ke dalam rumpun suku Ot Danum.   Terkandung dalam pengertian tersebut orang-orang yang mendiami daerah-daerah dataran rendah   maupun dataran tinggi semua daerah aliran sungai-sungai tersebut. Selain Ngaju atau Biaju, ke dalam rumpun ini termasuk pula suku Maanyan dan Lawangan yang mendiami kawasan bergunung-gunung dan berbukit-bukit bagian barat pegunungan Meratus yang terletak di kabupaten Barito Selatan Kalimantan Tengah sekarang ini, Radam (2001).    Lebih...